Butuh Rp 200 M Untuk Normalisasi 100 Kilometer Jalan Rusak Dampak Proyek Tol Soker.
![]() |
| Jalan Karangmojo - Jeruk Rusak Parah (ant). |
Magetan Pagi
Kerusakan jalan Kabupaten, dampak dari pembangunan proyek tol Solo-Kertosono (Soker) semakin parah.
Pantauan magetanpagi, ruas jalan Karangmojo-Jeruk dan Karangmojo- Sukowidi kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan yang melewati jalur tersebut.
Sepanjang jalan Karangmojo - Jeruk, dipenuhi lubang menganga, kedalaman 60 cm dengan diameter 2 meter. Jumlah lubang dijalan tersebut mencapai ratusan lokasi.
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan menyebutkan, kerusakan jalan di Kecamatan Kartoharjo akibat proyek tol Soker kurang lebih 8 Km. " Kerusakan sangat parah berada diruas jalan Karangmojo - Jeruk dan Karangmojo- Sukowidi, kurang lebih 8 Km," kata Hergunadi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan melalui Muhtar Wachid, Kepala Bidang Bina Marga dan Jembatan, Senin ( 4/12).
Pemkab Magetan harus merogoh kocek kurang lebih Rp 16 miliar, untuk perbaikan kedua ruas jalan tersebut. " Dana yang kita butuhkan untuk memperbaiki kedua ruas jalan tersebut kurang lebih Rp 16 miliar," ujar Muhtar Wachid.
![]() |
| Jalan Jeruk Rusak Parah dan Digenangi Air Hujan. |
Fakta lain terungkap, dampak proyek tol Soker, jalan rusak Kabupaten mencapai 100 Km. Secara prosentase 25% jalan Kabupaten hancur akibat proyek Tol tersebut. Untuk memulihkan jalan tersebut, Pemkab Magetan harus mengeluarkan dana Rp 150 miliar- Rp 200 miliar." Jalan rusak yang sebelumnya hanya 5% kini menjadi 25% atau 100 Km, setelah proyek tol tersebut berjalan," tegas Muhtar Wachid.
Ironisnya, jadwal perbaikan yang dijanjikan PT Waskita selaku kontraktor Tol Soker tidak jelas." Itulah masalahnya, kita sudah 4 kali ke Jakarta bersama DPRD dan Bupati, namun belum jelas kapan akan diperbaiki oleh PT Waskita," keluh Muhtar Wachid.



Posting Komentar untuk "Butuh Rp 200 M Untuk Normalisasi 100 Kilometer Jalan Rusak Dampak Proyek Tol Soker."